Makna Lagu Massive – Drake. Pada akhir 2025, lagu “Massive” karya Drake masih menjadi salah satu trek yang paling dibahas di kalangan penggemar musik urban. Dirilis sebagai bagian dari album Honestly, Nevermind pada Juni 2022, lagu ini menandai pergeseran gaya artis asal Toronto tersebut ke arah house dan techno yang lebih upbeat. Di balik beat deep-house yang mengalir, liriknya menyiratkan kerinduan mendalam terhadap hubungan yang retak, mencerminkan tema isolasi emosional yang sering muncul dalam karya-karya Drake. Lagu ini bukan sekadar anthem dansa, tapi cerminan kerapuhan hati di tengah kesuksesan, membuatnya relevan bagi siapa saja yang pernah merasakan kekosongan pasca-perpisahan. INFO SLOT
Lirik yang Mengungkap Kerinduan dan Isolasi: Makna Lagu Massive – Drake
Lirik pembuka “I’ve been alone in my thoughts / Can’t fill this void between us” langsung menyelam ke inti emosi: rasa sepi yang tak terobati meski dikelilingi keramaian. Drake menggambarkan perjuangan batin setelah pertengkaran, di mana dorongan untuk menghubungi mantan pasangan bertabrakan dengan harga diri yang terluka. Baris seperti “I cannot stand losin’ you, woah, woah / All these feelings intertwined, oh” menekankan betapa saling terkaitnya ikatan emosional, seolah kehilangan satu orang berarti kehilangan bagian dari diri sendiri. Tema ini mencerminkan pengalaman universal di mana kesuksesan profesional justru memperbesar kekosongan pribadi, membuat pendengar merasa terhubung dengan narasi yang intim tapi relatable.
Kontras Musik Upbeat dengan Tema Gelap: Makna Lagu Massive – Drake
Salah satu kekuatan “Massive” terletak pada kontras antara produksi yang energik dan lirik yang melankolis. Beat house yang diproduksi oleh Gordo—dengan elemen synth dan ritme yang mengajak bergerak—sengaja dibuat untuk melawan nada sedih dari liriknya. Ini bukan kebetulan; lagu ini lahir dari keinginan untuk menciptakan musik yang membuat orang menari sambil merenung. Bagian chorus “We can put this behind us / Baby, we can find us again, I know” menawarkan harapan rekonsiliasi, tapi diwarnai keraguan yang halus, seperti “Fighting the urge to reach out”. Kontras ini memperkaya makna lagu, mengingatkan bahwa penyembuhan trauma asmara sering kali datang melalui gerakan—dansalah satu cara untuk melawan rasa sakit tanpa menyangkalnya.
Refleksi Diri dan Warisan Hubungan
Di tengah lirik, Drake menyentuh aspek refleksi diri yang lebih dalam, seperti baris “I know my funeral gon’ be lit ’cause of how I treated people”. Ini bukan sekadar pamer, tapi pengakuan bahwa hubungan masa lalu membentuk warisan seseorang. Lagu ini mengeksplorasi bagaimana kesalahan dalam cinta—seperti ego yang menghalangi maaf—meninggalkan bekas abadi, tapi juga peluang untuk pertumbuhan. Penggemar sering mengaitkan narasi ini dengan pengalaman pribadi Drake, di mana ketenaran memperumit dinamika asmara, membuat “Massive” terasa seperti surat terbuka kepada mantan kekasih. Maknanya melampaui romansa; ia bicara tentang pentingnya koneksi manusia di era digital yang penuh distraksi.
Kesimpulan
“Massive” membuktikan bahwa Drake tetap mahir menggabungkan kerentanan dengan ritme yang menular, menciptakan lagu yang tak hanya didengar tapi dirasakan. Melalui tema kerinduan, rekonsiliasi, dan refleksi diri, lagu ini mengajak pendengar untuk menghadapi kekosongan emosional dengan harapan, bukan penyangkalan. Di 2025, saat musik urban semakin menekankan kesehatan mental, “Massive” terus relevan sebagai pengingat bahwa bahkan di puncak kesuksesan, hati manusia tetap rapuh dan haus akan ikatan sejati. Ini bukan akhir cerita cinta, tapi undangan untuk memulai babak baru.