Makna Lagu My Heart Will Go On – Celine Dion

makna-lagu-my-heart-will-go-on-celine-dion

Makna Lagu My Heart Will Go On – Celine Dion. Lagu My Heart Will Go On yang dinyanyikan oleh Celine Dion tetap menjadi salah satu balada paling ikonik sepanjang masa. Dirilis pada akhir 1990-an sebagai tema utama film tentang tragedi kapal Titanic, lagu ini langsung menyentuh hati jutaan pendengar di seluruh dunia. Melodi yang megah dipadukan dengan vokal kuat Celine Dion membuatnya tak hanya sukses secara komersial, tapi juga menyimpan makna mendalam tentang cinta abadi. Meski berlatar cerita tragis, pesan lagu ini justru penuh harapan, menggambarkan bagaimana cinta bisa bertahan melampaui waktu, jarak, bahkan kematian. BERITA OLAHRAGA

Latar Belakang dan Proses Penciptaan: Makna Lagu My Heart Will Go On – Celine Dion

Lagu ini awalnya berbentuk motif instrumental yang diciptakan oleh komposer James Horner untuk skor film Titanic. Horner kemudian memutuskan menambahkan lirik agar bisa menjadi lagu vokal di bagian kredit akhir. Ia menggandeng penulis lirik Will Jennings, yang menulis dari perspektif seorang lansia mengenang cinta masa lalu yang hilang bertahun-tahun silam. Jennings terinspirasi dari kisah cinta tragis dalam film, di mana cinta singkat tapi intens meninggalkan jejak abadi.

Proses rekaman tak mulus. Celine Dion awalnya ragu karena merasa lagu itu biasa saja saat mendengar demo. Namun, atas dorongan suaminya saat itu, ia merekam versi demo yang akhirnya menjadi versi final. Horner bahkan harus menyelesaikan lagu ini secara diam-diam karena sutradara film awalnya menolak adanya lagu pop di akhir cerita. Hasilnya, lagu ini justru menjadi elemen penutup sempurna yang memperkuat emosi penonton.

Makna Lirik dan Tema Utama: Makna Lagu My Heart Will Go On – Celine Dion

Lirik lagu ini sederhana tapi penuh lapisan makna. Bagian pembuka menggambarkan bagaimana sang penyanyi masih “melihat” dan “merasa” kehadiran kekasih dalam mimpi setiap malam, meski secara fisik mereka telah terpisah jauh. Ini mencerminkan tema kenangan yang hidup, di mana cinta tak hilang meski orangnya pergi.

Chorus ikonik “Near, far, wherever you are, I believe that the heart does go on” menjadi inti pesan: cinta sejati tak terbatas oleh jarak atau waktu. Hati terus “berjalan” karena kekasih tetap aman di dalamnya. Bagian lain menyebut bahwa cinta bisa datang sekali seumur hidup dan bertahan selamanya, bahkan hingga akhir hayat. Tema ini langsung terkait dengan cerita film, di mana cinta antara dua tokoh utama singkat tapi abadi, melampaui tragedi tenggelamnya kapal.

Secara lebih luas, lagu ini bicara tentang ketabahan hati menghadapi kehilangan. Cinta memberi kekuatan untuk terus hidup, tanpa rasa takut, karena kenangan itu menjadi pelindung abadi.

Dampak Budaya dan Warisan

Lagu ini tak hanya sukses di tangga lagu dunia, tapi juga menjadi simbol cinta abadi yang universal. Banyak pendengar mengaitkannya dengan pengalaman pribadi kehilangan orang tercinta, membuatnya relevan hingga kini. Melodi yang naik turun dramatis, ditambah vokal emosional Celine Dion, menciptakan rasa haru yang mendalam. Near-miss dalam lirik – seperti hampir bertemu lagi dalam mimpi – memperkuat sensasi bahwa cinta selalu “hampir” tapi tetap ada.

Lagu ini membuktikan bahwa balada sederhana bisa menyentuh tema besar seperti keabadian cinta dan resiliensi manusia. Ia sering diputar di acara pernikahan, pemakaman, atau momen refleksi, menunjukkan daya tarik lintas generasi.

Kesimpulan

My Heart Will Go On lebih dari sekadar lagu tema film; ia adalah himne tentang kekuatan cinta yang tak tergoyahkan. Dari perspektif lansia yang mengenang masa lalu, lagu ini mengajarkan bahwa meski fisik hilang, hati bisa terus mencinta dan hidup. Pesan optimis di tengah tragedi membuatnya timeless, mengingatkan kita bahwa cinta sejati tak pernah benar-benar berakhir. Setiap kali didengar, lagu ini membawa harapan bahwa, apa pun yang terjadi, hati akan terus berjalan.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *