Makna Lagu Old Town Road: Jalan Kota Lama. Lagu “Old Town Road” milik Lil Nas X, yang dirilis pada Desember 2018, tetap menjadi fenomena budaya hingga kini, terutama dengan remix bersama Billy Ray Cyrus yang meledak pada 2019. Sebagai campuran unik antara trap hip-hop dan elemen country, lagu ini memecahkan rekor sebagai single terlama di puncak Billboard Hot 100 selama 19 minggu berturut-turut. Lil Nas X, atau Montero Lamar Hill, seorang pemuda dari Atlanta, menciptakan lagu ini saat ia tinggal di rumah saudaranya, menggunakan beat murah yang dibeli online. Judul “Old Town Road” yang berarti “Jalan Kota Lama” bukan sekadar deskripsi perjalanan cowboy, tapi metafora mendalam tentang perjuangan menuju sukses di tengah keraguan dan hambatan. Lagu ini viral lewat TikTok, di mana tantangan dansa dan meme membuatnya menyebar seperti api. Meski sudah bertahun-tahun, relevansinya tak pudar di 2026, dengan miliaran stream di Spotify dan diskusi baru tentang bagaimana ia menantang batas genre musik. Bagi pendengar, “Old Town Road” adalah anthem keberanian diri, mengingatkan bahwa jalan menuju mimpi bisa dimulai dari yang sederhana, seperti kuda tua di jalan berdebu. Dengan beat catchy dan lirik sederhana tapi berlapis, lagu ini bukan hanya hit sementara, tapi simbol perubahan dalam industri musik yang semakin inklusif. INFO SAHAM
Latar Belakang dan Rilis Lagu: Makna Lagu Old Town Road: Jalan Kota Lama
Lil Nas X menciptakan “Old Town Road” pada akhir 2018, saat ia berusia 19 tahun dan sedang mencari jalan di dunia musik setelah dropout dari kuliah. Ia membeli beat dari produser Belanda bernama YoungKio seharga 30 dolar, yang sampelnya diambil dari lagu “34 Ghosts IV” milik Nine Inch Nails. Awalnya, lagu ini diunggah ke SoundCloud sebagai genre country rap, dengan tujuan memanfaatkan tren “yeehaw” di media sosial. Lil Nas X mempromosikannya di TikTok, di mana ia membuat video pendek tentang cowboy hitam yang menari, memicu ribuan pengguna ikut serta dalam challenge. Dalam hitungan minggu, lagu ini naik ke chart Billboard, tapi kontroversi muncul ketika Billboard menghapusnya dari chart country pada Maret 2019, dengan alasan tidak cukup “country” meski liriknya penuh referensi seperti kuda, traktor, dan topi koboi.
Untuk merespons kritik itu, Lil Nas X merilis remix dengan Billy Ray Cyrus, bintang country legendaris dari “Achy Breaky Heart”, pada April 2019. Cyrus bergabung setelah mendengar lagu dan melihat potensinya sebagai jembatan antara generasi dan genre. Remix ini meledak, mencapai nomor satu di lebih dari 10 negara, termasuk AS, dan menjadi lagu pertama yang mencapai diamond certification dari RIAA dengan 10 juta unit terjual. Produksi lagu sederhana: trap beat dengan banjo dan drum berat, menciptakan suara hybrid yang segar. Lil Nas X kemudian mengungkap bahwa inspirasi awal adalah cerita cowboy kesepian yang kabur dari masalah, tapi berkembang menjadi narasi kemenangan pribadi. Rilis ini juga menandai coming out Lil Nas X sebagai gay, menambahkan lapisan representasi LGBTQ+ di musik country yang tradisionalnya heteronormatif.
Analisis Lirik dan Makna: Makna Lagu Old Town Road: Jalan Kota Lama
Lirik “Old Town Road” tampak sederhana, tapi Lil Nas X menjelaskan di Genius bahwa ia penuh makna simbolis. Chorus utama, “I’m gonna take my horse to the old town road, I’m gonna ride ’til I can’t no more,” melambangkan perjalanan menuju sukses dengan cara kuno dan sederhana. Kuda mewakili kekurangan materi—seperti mobil kuno yang tak mewah—tapi tetap bisa membawa ke tujuan. “Old town road” adalah metafora jalan lama menuju kekayaan dan pengakuan, di mana Lil Nas X merasa tak terbatas meski mulai dari bawah. Ia bilang, kuda adalah simbol talenta dasar yang cukup untuk bersaing dengan yang mewah, seperti “You can whip your Porsche” yang berarti ia tak butuh kemewahan untuk unggul di hip-hop.
Di verse pertama, “I got the horses in the back, horse tack is attached,” menggambarkan persiapan sederhana untuk perjalanan panjang, sementara “Hat is matte black, got the boots that’s black to match” menyoroti gaya cowboy hitam, menantang stereotip rasial di country. Lil Nas X, sebagai artis kulit hitam, menggunakan ini untuk kritik halus terhadap industri yang sering mengecualikan non-putih. Verse kedua, “Ridin’ on a tractor, lean all in my bladder,” menyentuh gaya hidup santai tapi mewah pasca-sukses, seperti “Cowboy hat from Gucci, Wrangler on my booty.” Ada sentuhan pribadi: “Cheated on my baby, you can go and ask her,” yang mungkin merujuk drama pribadi, tapi secara keseluruhan, lirik tentang kebebasan dari kritik—”Can’t nobody tell me nothin'”—adalah pesan anti-hater, terutama setelah kontroversi chart.
Verse Billy Ray Cyrus menambahkan nuansa nostalgia: “Got no stress, I’ve been through all that,” seperti nasihat dari veteran bahwa jalan lama itu layak ditempuh. Makna keseluruhan adalah tentang ketahanan: dari loner cowboy menjadi bintang, menantang norma genre, ras, dan seksualitas. Lagu ini bukan sekadar fun track, tapi kritik sosial terhadap eksklusivitas musik country, di mana elemen trap menunjukkan fusi budaya yang tak terhindarkan di era digital.
Dampak dan Respons Pendengar
“Old Town Road” mengubah lanskap musik, memenangkan dua Grammy pada 2020 untuk Best Music Video dan Best Pop Duo/Group Performance. Dampaknya terlihat di TikTok, di mana ia mempopulerkan format short-form content yang memengaruhi industri hingga kini. Respons pendengar beragam: banyak yang memuji sebagai revolusi genre, terutama komunitas Black dan LGBTQ+ yang melihat representasi langka di country. Namun, kritik datang dari purist country yang anggap lagu ini “bukan country asli” karena beat trap dan sampel rock dari Nine Inch Nails. Analisis akademik, seperti dari Universitas Colorado, mengklasifikasikan lirik sebagai country, chord sebagai rock, dan keseluruhan sebagai pop, membuktikan hybriditasnya.
Di media sosial, lagu ini memicu debat tentang ras: Lil Nas X sebagai artis hitam yang “menyerbu” country, mirip kontroversi Beyoncé dengan “Daddy Lessons”. Hingga 2026, lagu ini masih dibahas dalam konteks evolusi musik, dengan cover dan parodi baru di platform seperti YouTube. Pendengar sering berbagi cerita pribadi tentang bagaimana lagu ini menginspirasi ketahanan, terutama pasca-pandemi ketika banyak orang merasa “riding alone”. Secara komersial, ia meraup miliaran, membuka pintu bagi artis seperti Shaboozey yang lanjutkan tren country-rap. Respons kritis campuran: beberapa anggap cheesy, tapi mayoritas setuju ia simbol inklusi, dengan rating tinggi di situs seperti Pitchfork yang soroti peran internet dalam membentuk chart.
Kesimpulan: Makna Lagu Old Town Road: Jalan Kota Lama
“Old Town Road” adalah lebih dari lagu viral; ia adalah manifesto perjuangan dan fusi budaya yang tetap relevan di 2026. Melalui metafora jalan kota lama, Lil Nas X mengajak kita merenung tentang sukses yang dimulai dari sederhana, tanpa peduli kritik. Meski kontroversial, lagu ini membuktikan batas genre bisa dilampaui, membuka jalan bagi diversity di musik. Bagi pendengar, ia pengingat untuk terus “ride” meski sendirian, karena akhirnya, tak ada yang bisa hentikan. Di era di mana musik semakin hybrid, “Old Town Road” berdiri sebagai tonggak yang menginspirasi generasi baru untuk tantang norma.